D12t's

Friday, May 12, 2006

malam bagai bercerita,dengan hembusannya dan cerahnya dia berkata.
menghantarku pada kenangan ku. membeku pilu.
mungkin akan kukatakan bahwa aku ini telah kalah oleh perasaan. oleh hati.
oleh kilasan-kilasan dirinya yang terbentuk.
menyatakan rasa ini dari dalam hati. menghasilkan bentuk nyata dan semu.
langit masih di sana. ya,masih di sana ia menatapku.
ku pun memandangnya balik. berpikir. merasa.
sungguh. akan tahukah dia bahwa bila ada salju turun membekukan kolam,kuingat dia?
atau tetes hujan yang membiaskan rautnya. menghasilkan sebentuk impian.
seringkah dia merasa? bahwa ada orang yang hendak menatapnya?
tak lepas dari kungkungan egois,ingin memilikinya.
akan kataku bagai denting kecil baginya? dan hadirku adalah seuntai rambatan anggur yang jauh dari buahnya?
apa hatiku adalah sebentuk ukiran? dipersembahkan dan ditatap.
sering dalam lamunanku,katakan biarlah dan biarlah.
tapi dalam jiwa anyarku tak jarang aku tak dapat.
bijaksanakah angin berhenti bertiup karena ilalang? atau ilalang berhenti melambai karena angin? tidak,pikirku. angin diketahui bertiup karena ilalang melambai.
mungkin bagai bayang,hadir kala terang,membaur kala gelap.
pandangannya yang tersirat ke ufuk sana,jauh di belakangku.
bagai dentuman kadang kurasa. demikianpun, ku ingin di dekatnya.
terkadang sinar di ufuk itu terasa jahat.
mungkin apa artiku? biarlah dia yang menjawab.
karena kebodohanku mungkin sedang menguasaiku. dan kesadaranku mengendalikanku.
ketika katanya adalah berupa bujuk rayu,dan kataku adalah semilir.
tindakannya adalah dipuji,dan tindakanku adalah tidak lebih dari kedipan.
biarlah hari ini berlalu. terbenam dalam usai ku satu hari.
aku tahu dia tidak seperti itu.dia katakan bahwa aku adalah bintang.
bintang tetap bersinar walau matahari menutupinya.
apakah aku telah rengkuhkan tanganku pada sebuah mega?
baiklah,biarlah. cukup bagiku melihatnya dapat tersenyum menyambut senja.
walau kadang itu adalah ungkapan kemunafikan. yang terlahir dari pedihnya hati.
mungkin kan kutahan sakit. bersabar sampai batas waktu menjawab.
dengan tetesan yang kutahan kuakhiri ini.
"Sayang." D12t

be there...u're a man who is struggling for what you believe.

1 Comments:

  • At 12:31 AM, Blogger Unknown said…

    huaaaaaaa......
    keren bangetttttttt!!!!!

    asik..asik..
    bagus... romantis dan tragis

     

Post a Comment

<< Home