gemerisik rumput terdengar..ditemani oleh suara-suara belalang yang beradu di tengah padang.
cahaya bulang yang merembes malu-malu di tengah gelapnya malam..ya, seperti pria yang malu hendak bertemu wanitanya. tak kalah,bintangpun turut bersinar menemani,membuat bulan tak seperti seorang yang kesepian.
ya..hari itu angin berembus begitu lembudnya..seperti hendak menari indah dengan bayang-bayang setiap yang berlalu saat itu. ya..hari itu hatinya begitu tertusuk dengan apa yang telah dialaminya. pasalnya karena hari itu dia belajar bahwa perkataan itu begitu mudahnya berubah arah. begitu cepad berubah haluan. pada saat ini pula dia tahu bahwa kata-kata bukan untuk ditelan seutuhnya. bahwa sebenarnya yang terlihad tak semanis senyatanya.
hari itu,tepad pada saat bulan berada di tengah puncak langit,kenyataan itu mendatanginya.
bahwa apa yang telah ditabung olehnya selama ini. yang telah diharapkannya selama ini ternyata terancam tidak didapat.
malam itu ketika dia meraih telepon genggamnya dan berkata-kata dengan orang lain. disanalah dia sadari bahwa dia seperti melakukan tindak kosong. mungkin dikatakan melihad dan ingin menggapai langid yang tinggi. dia begitu bingung..ketika dia mengingat hal-hal manis yang dia rasakan..ternyata tak lebih dari sekedar entah apa..
apakah sebuah ketidakpastian..atau kebodohan belaka...
tapi hari itu dia mengambil sebuah keputusan bahwa dia tak akan mengecewakan orang itu..
bahwa dia akan tetap menjaga rasanya..dan dia berharap dia dapat bertahan melakukannya.
End of part 1...................................... D12t
cahaya bulang yang merembes malu-malu di tengah gelapnya malam..ya, seperti pria yang malu hendak bertemu wanitanya. tak kalah,bintangpun turut bersinar menemani,membuat bulan tak seperti seorang yang kesepian.
ya..hari itu angin berembus begitu lembudnya..seperti hendak menari indah dengan bayang-bayang setiap yang berlalu saat itu. ya..hari itu hatinya begitu tertusuk dengan apa yang telah dialaminya. pasalnya karena hari itu dia belajar bahwa perkataan itu begitu mudahnya berubah arah. begitu cepad berubah haluan. pada saat ini pula dia tahu bahwa kata-kata bukan untuk ditelan seutuhnya. bahwa sebenarnya yang terlihad tak semanis senyatanya.
hari itu,tepad pada saat bulan berada di tengah puncak langit,kenyataan itu mendatanginya.
bahwa apa yang telah ditabung olehnya selama ini. yang telah diharapkannya selama ini ternyata terancam tidak didapat.
malam itu ketika dia meraih telepon genggamnya dan berkata-kata dengan orang lain. disanalah dia sadari bahwa dia seperti melakukan tindak kosong. mungkin dikatakan melihad dan ingin menggapai langid yang tinggi. dia begitu bingung..ketika dia mengingat hal-hal manis yang dia rasakan..ternyata tak lebih dari sekedar entah apa..
apakah sebuah ketidakpastian..atau kebodohan belaka...
tapi hari itu dia mengambil sebuah keputusan bahwa dia tak akan mengecewakan orang itu..
bahwa dia akan tetap menjaga rasanya..dan dia berharap dia dapat bertahan melakukannya.
End of part 1...................................... D12t
